Wellcome

==================== ==================== ==================== ==================== ==================== ==================== Selamat Datang di Blog Informatika, Koding KA bersama Kak Jauhari ==================== ==================== ==================== ==================== ==================== ====================

Rabu, 19 Agustus 2026

Kontrol Motor DC Menggunakan Arduino UNO

 

Kontrol Motor DC Menggunakan Arduino UNO


Tutorial Arduino kali ini adalah Mengontrol Motor DC dengan Arduino dan Android, dan yang kita kontrol adalah 2 buah Motor DC. Tutorial ini juga bisa Anda jadikan project Mobil Remot Android / Remote control yang bisa Anda kendalikan melalui bluetooth dan smartphone Android.

Alat dan Bahan yang dibutuhkan :

  • 1x Arduino UNO
  • 1x modul Bluetooth HC-06 / HC-05 
  • 1x IC L293D (Silahkan lihat datasheet L293D )
  • 2x Motor DC / Motor Gearbox
  • 2x Roda (Bila diperlukan)
  • Papan proyek / Breadboard
  • Kabel jumper 
  • Ponsel pintar Android
  • Aplikasi android Boarduino . Silakan Download di Playstore DOWNLOAD



Langkah-langkahnya:

1.) Susunlah konfigurasi kabel seperti dibawah ini.

Keterangan Kabel Konfigurasi :

  • Pin 5V pada Arduino dihubungkan ke pin modul VCC bluetooth HC05/HC06
  • Pin GND pada Arduino dihubungkan ke pin GND modul bluetooth HC05/HC06
  • Pin RX pada Arduino dihubungkan ke pin TXD modul bluetooth HC05/HC06
  • Pin TX pada Arduino dihubungkan ke pin RXD modul bluetooth HC05/HC06
  • Pin 3 pada Arduino dihubungkan ke kaki 2 pada IC L293D
  • Pin 4 pada Arduino dihubungkan ke kaki 7 pada IC L293D
  • Pin 6 pada Arduino dihubungkan ke kaki 1 pada IC L293D
  • Pin 8 pada Arduino dihubungkan ke kaki 10 pada IC L293D
  • Pin 9 pada Arduino dihubungkan ke kaki 15 pada IC L293D
  • Pin 11 pada Arduino dihubungkan ke kaki 9 pada IC L293D
  • Kaki 4 dan 5 pada IC L293D di jumper ke GND
  • Kaki 12 dan 13 pada IC L293D di jumper ke GND
  • Kaki 8 dan 16 pada IC L293D di jumper ke VCC
  • Kaki 3 dan 6 pada IC L293D dihubungkan ke Motor DC Kiri
  • Kaki 11 dan 14 pada IC L293D dihubungkan ke Motor DC Kanan

2.) Setelah itu menghubungkan Arduino pada Laptop/PC dengan menggunakan kabel serial.
3.) Download dan Install program Arduino IDE di Arduino.cc ( Jika Diperlukan )
4.) Setelah terinstall, jalankan program Arduino-nya.
5.) Klik menu "Tools -> Board -> Arduino Uno"
6.) Klik menu "Tools -> Port -> ( Pilih Port arduino yang terdeteksi di komputer Anda )
7.) Lalu masukan Sketch dibawah ini. 

/*
 * Mengontrol 2 Motor DC dengan Android
 * Tutorial Arduino ~ http://www.boarduino.blogspot.com
 */

int motor1Pin1 = 3;
int motor1Pin2 = 4;
int enable1Pin = 6;
int motor2Pin1 = 8;
int motor2Pin2 = 9;
int enable2Pin = 11;
int state;
int flag=0;
int stateStop=0;
void setup() {
    // Set Motor DC sebagai output:
    pinMode(motor1Pin1, OUTPUT);
    pinMode(motor1Pin2, OUTPUT);
    pinMode(enable1Pin, OUTPUT);
    pinMode(motor2Pin1, OUTPUT);
    pinMode(motor2Pin2, OUTPUT);
    pinMode(enable2Pin, OUTPUT);
    // Set Enable pada 2 buah Motor DC
    digitalWrite(enable1Pin, HIGH);
    digitalWrite(aktifkan2Pin, TINGGI);
    // inisialisasi komunikasi serial
    Serial.begin(9600);
}

void loop() {
    // Jika data diterima, maka dimasukkan ke variabel state
    if(Serial.available() > 0){    
      state = Serial.read();  
      bendera=0;
    }  
    // Jika state = F, maka Motor DC bergerak maju
    if (state == 'F') {
        digitalWrite(motor1Pin1, HIGH);
        digitalWrite(motor1Pin2, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin1, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin2, TINGGI);
        if(flag == 0){
          Serial.println("MAJU TAK GENTAR!");
          bendera=1;
        }
    }
   
    // Jika state = L, maka Motor DC berbelok ke kiri
    else if (state == 'L') {
        digitalWrite(motor1Pin1, HIGH);
        digitalWrite(motor1Pin2, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin1, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin2, RENDAH);
        if(flag == 0){
          Serial.println("BELOK KIRI GAN!");
          bendera=1;
        }
        penundaan(1500);
        negara bagian=3;
        negaraBerhenti=1;
    }
    // Jika state = S, maka Motor DC akan berhenti
    else if (state == 'S' || stateStop == 1) {
        digitalWrite(motor1Pin1, LOW);
        digitalWrite(motor1Pin2, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin1, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin2, RENDAH);
        if(bendera == 0){
          Serial.println("BERHENTI DULU");
          bendera=1;
        }
        keadaanBerhenti=0;
    }
    // Jika state = R, maka Motor DC berbelok ke kanan
    else if (state == 'R') {
        digitalWrite(motor1Pin1, LOW);
        digitalWrite(motor1Pin2, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin1, RENDAH);
        digitalWrite(motor2Pin2, TINGGI);
        if(flag == 0){
          Serial.println("BELOK KANAN GAN!");
          bendera=1;
        }
        penundaan(1500);
        negara bagian=3;
        negaraBerhenti=1;
    }
    // Jika state = B, maka Motor DC bergerak mundur
    else if (state == 'B') {
        digitalWrite(motor1Pin1, LOW);
        digitalWrite(motor1Pin2, TINGGI);
        digitalWrite(motor2Pin1, TINGGI);
        digitalWrite(motor2Pin2, RENDAH);
        if(flag == 0){
          Serial.println("MUNDUR BUKAN BERARTI KEKALAHAN");
          bendera=1;
        }
    }
}


Konfigurasi Aplikasi Android Mobiduino :
Sketch diatas harus disesuaikan dengan Aplikasi Mobiduino, lihat keterangan pada gambar.

Perhatikan pada sketsa, ada baris kode yang seperti berikut ini

jika (state == 'F') // Maju
jika (negara bagian == 'B') // Mundur
jika (state == 'R') // Kanan
jika (state == 'L') // Kiri
 jika (state == 'S') // Berhenti

Anda juga dapat memodifikasi dengan menambahkan Headlight (Lampu Depan) dan juga dapat menambahkan Tail Lights (Lampu Belakang) pada Mobil remot Anda, dengan menyesuaikan tombol dari aplikasi Mobiduino dengan keterangan pada gambar di atas.

Terimakasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.



Sumber :  

https://blog.semitekindo.co.id/2015/04/mengontrol-2-buah-motor-dc-dengan.html



Senin, 13 Oktober 2025

 Koding dan Kecerdasan Artifisial


Koding

Koding (atau "coding" dalam bahasa Inggris) adalah proses menulis instruksi atau perintah dalam bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankannya. Instruksi-instruksi ini disebut kode program, dan orang yang menulisnya disebut programmer atau developer.

Penjelasan Sederhana:

Koding itu seperti memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan, langkah demi langkah. Karena komputer tidak bisa berpikir sendiri, kita harus memberi perintah yang jelas melalui bahasa yang bisa dimengerti komputer, seperti:

  • Python

  • JavaScript

  • C++

  • Java

  • HTML/CSS (untuk web)

Contoh Koding Sederhana (Python):

print("Halo, dunia!")

Kode di atas memerintahkan komputer untuk menampilkan tulisan Halo, dunia! di layar.


Kenapa Koding Penting?

  • Membuat aplikasi dan situs web

  • Mengendalikan robot atau perangkat pintar

  • Mengolah data besar

  • Otomatisasi pekerjaan

  • Jadi keterampilan penting di era digital



Kecerdasan Artifisial

Kecerdasan Artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) adalah cabang ilmu komputer yang berfokus pada penciptaan sistem atau mesin yang dapat meniru kemampuan manusia dalam berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan.

Contoh Sederhana:

  • Saat kamu berbicara dengan asisten virtual seperti Siri, Google Assistant, atau ChatGPT — itu adalah AI.

  • Ketika YouTube atau Netflix merekomendasikan video — itu juga AI.

  • Mobil tanpa pengemudi (self-driving car) — juga menggunakan AI.


Kemampuan AI yang Menyerupai Manusia:

  1. Mengenali suara (voice recognition)

  2. Melihat dan memahami gambar (computer vision)

  3. Belajar dari data (machine learning)

  4. Memahami bahasa manusia (natural language processing)

  5. Membuat keputusan otomatis


Jenis-jenis AI (secara umum):

Jenis AIPenjelasan Singkat
ANI (Narrow AI)AI lemah, hanya bisa melakukan tugas tertentu (seperti ChatGPT, Siri)
AGI (General AI)AI yang bisa berpikir seperti manusia secara umum (masih teori)
ASI (Super AI)AI yang jauh lebih pintar dari manusia (belum ada, masih fiksi)

Contoh Penggunaan AI di Kehidupan Nyata:

  • Google Translate: Menerjemahkan bahasa

  • Spotify: Menyusun playlist berdasarkan selera

  • E-commerce: Menampilkan produk sesuai minatmu

  • Kamera HP: Mendeteksi wajah dan mempercantik foto
















Selasa, 11 Februari 2020

Arduino Uno

Arduino adalah merupakan board micro controler populer yang dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan pengendalian elektronik.
Ada banyak type arduino diantaranya adalah : Arduino Uno, Yun, Duemilanov, Nano, Mega, Leonardo, Micro, Explora, Mini, Lilypad, Fio, Robot Control, Gema,dll.

Berikut contoh board Arduino  :


Board  Arduino Uno

Senin, 05 September 2016

K3 Penggunaan Perangkat Komputer dan Gadget

K3 ( Kesehatan dan Keselamatan Kerja )

Penggunaan Perangkat Teknologi Informasi







  • Penggunaan Gadget


  • Penggunaan Komputer